Sejarah Berdirinya Aqua – Air Mineral Terkemuka di Indonesia

Sponsors Links

Pastinya kita semua tahu akan air mineral kemasan asal Indonesia yang sudah terpecaya sejak lama. Air mineral Aqua adalah merek air minum kemasan yang diproduksi sejak tahun 1973 oleh PT Aqua Golden Mississippi di Indonesia. Air mineral ini telah menjadi produk yang paling dikenal di Indonesia dengan citra brand yang sangat bagus. Hal ini dapat dilihat dari kebiasaan masyarakat Indonesia yang menyebut merek Aqua saat ingin membeli air mineral kemasan, meskipun kadangkala air mineral yang diberikan belum tentu Aqua. Maka dari itu, Aqua sudah menjadi salah satu kebutuhan masyarakat Indonesia sehari-hari akan air mineral yang steril dan bersih.

Saat ini, terdapat 14 pabrik yang memproduksi air Aqua dengan pemilik yang berbeda-beda. Pemiliknya adalah sebagai berikut:

  • Sepuluh pabrik dimiliki oleh PT Tirta Investama
  • Tiga pabrik dimiliki oleh PT Aqua Golden Mississippi
  • Satu pabrik di Brastagim Sumatera Utara dimiliki oleh PT Tirta Sibayakindo

Kesuksesan Aqua dalam bisnis air mineral kemasan ini telah mengundang banyak orang untuk mulai mengikuti jejaknya. Hingga sekarang, ada beberapa pesaing utama Aqua seperti Ades, Oasis, Nestle, dan masih banyak lagi. Yuk cek juga sejarah bakso masa lampau.

Sejarah Berdirinya Aqua

Aqua awalnya didirikan oleh Pak Tirto Utomo pada tahun 1973 dengan pabrik pertamanya di Bekasi. Ide untuk membuat air mineral kemasan ini pada saat Tirto sedang bekerja dengan perusahaan Pertamina. Pada saat itu, Pak Tirto sedang menjamu tamu dari luar negeri yang sering mengeluh soal air minum. Banyak ekspat yang sakit perut atau tidak suka dengan rasa air dari tanah yang hanya direbus saja. Selain itu, Pak Tirto juga sering ditugaskan ke luar negeri dan mengamati bahwa di luar negeri, air mineral kemasan di dalam botol telah terjual bebas di pasaran dan dikonsumsi oleh banyak masyarakatnya. Maka dari itu, Pak Tirto melihat adanya peluang untuk memulai usaha air putih dalam kemasan yang tidak ada di Indonesia pada saat itu. Yuk cek juga sejarah berdirinya APEC.

Pak Tirto pun keluar dari Pertamina untuk mengejar mimpinya ini dan mengutus adiknya untuk magang di Polaris, perusahaan air mineral kemasan dari Thailand yang telah berjalan selama 16 tahun. Maka dari itu, Aqua pada awalnya mirip dengan produk Polaris yang berbentuk botol kaca. Selain bentuknya, Aqua juga menggunakan mesin dengan merek yang sama dengan mesin yang digunakan Polaris seperti mesin pengolahan air, mesin pencuci botol, dan pengisi air.

Nama awal pabrik Aqua bukanlah Aqua, melainkan Golden Mississippi dengan kapasitas produksi 6 juta liter per tahun. Meskipun namanya cocok untuk target pasarnya yang ekspatriat, Pak Tirto masih merasa ragu dengan namanya karena terdengar asing di telinga orang Indonesia. Maka dari itu, konsultannya menyarankan untuk menggantinya dengan Aqua, dari bahasa latin artinya air. Selain tidak sulit diucapkan, nama tersebut juga sesuai dengan citra dari air minumnya. Yuk cek juga sejarah makanan khas Palembang.

Masa Perkembangan Aqua

Meskipun Pak Tirto mendapat banyak kritik dari masyarakat sekitar, beliau pantang menyerah karena beliau percaya akan kebutuhan air mineral steril di masa yang akan mendatang. Produk awal yang dijual Aqua adalah produk Aqua botol kaca 950 ml dan kemudian disusul dengan Aqua 5 galon yang juga terbuat dari kaca. Pada saat itu, penjualan produknya tidak laku dengan rendahnya tingkat permintaan masyarakat akan produk Aqua. Karena selain mahal, masyarakat local masih menggunakan air tanah rebusan untuk diminum. Kebanyakan consume Aqua pada saat itu hanya ekspat saja. Penjualan terus merosot hingga 3 tahun dan perusahaannya hampir tutup. Tetapi dengan strategi Pak Tirto dengan menaikkan harga, jumlah penjualan meningkat drastis dan ini menjadi titik balik kebangkitan Aqua. Yuk cek juga sejarah soto betawi.


Pasar Aqua masih terbatas dengan orang asing yang bekerja di Indonesia. Produk Aqua mulai masuk ke pasar lokal pada tahun 1984 namun masih sangat eksklusif dan hanya dijual di toko-toko tertentu. Mimpi dari Pak Tirto pada akhirnya adalah masukknya Aqua ke setiap toko, warung, ataupun penjual lainnya di pasaran Indonesia. Maka dimulailah strategi berikutnya dimana Pak Tirto memberikan 3 botol Aqua secara gratis untuk dijual di toko-toko. Dan strategi distribusi sederhana ini berhasil membuat Aqua tersebar. Para pedagang tersebut akhirnya memesan produk Aqua lagi setelah laris terjual dan masyarakat lokal dapat mengjangkau Aqua dengan mudah. Selain toko-toko, Pak Tirto juga menyebar Aqua di restoran dan hotel-hotel yang ada sehingga pada akhirnya masyarakat mengakui produk air mineral kemasan Aqua. Yuk cek juga sejarah koperasi di Indonesia.

Meskipun ada masyarakat sudah mulai sadar, pengakuannya masih terbilang kecil. Pak Tirto pun menyiasati ini dengan mengubah citra brand dari Aqua yaitu sebagai minuman sehat. Caranya dengan memberikan sponsor kepada acara olahraga dan anak muda. Puncaknya ada pada saat Aqua memberi sponsor pada acara PON (Pekan Olahraga Nasional) dan itulah yang membentuk pemikiran masyarakat. Aqua berarti air atlet dan airnya orang sehat. Itulah mindset yang terbentuk di pikiran masyarakat Indonesia dan berhasil membuat Aqua menjadi booming di masyarakat Indonesia.

Perusahaan Aqua dari Dulu Hingga Sekarang

Sejak mulai terkenalnya Aqua, banyak perusahaan kompetitor yang juga memproduksi air mineral kemasan seperti Aqua. Mendadak, Aqua harus bersaing dengan beberapa pesaing sekaligus. Dalam menghadapi ini, Pak Tirto hanya tertawa dan dengan tenang memajukan perusahaannya sendiri. Beliau percaya bahwa dengan adanya kompetisi, artinya masyarakat telah teredukasi tentang sehatnya air minum kemasan.

Guncangan terbesar Aqua berada pada saat sosok yang tenang dan positif serta bapak dari seluruh karyawan Aqua, Pak Tirto, meninggal dunia pada usianya yang ke 64 tahun pada tanggal 16 Maret 1994. Itulah masa-masa kelam Aqua dimana pihak internal Aqua sempat kehilangan arah bak Apple yang kehilangan Steve Jobs. Yuk cek juga sejarah berdirinya Apple. Pihak manajemen berpikir bahwa mereka membutuhkan sosok yang kuat dalam memimpin Aqua ke depannya.

Dan dengan niat tersebut, maka kerjasama historis antara Danone dari Prancis dan Aqua pun terjadi. Danone merupakan salah satu perusahaan air minum kemasan terbesar di dunia dan kerjasama ini telah memperkokoh posisi Aqua sebagai perusahaan air minum terbesar di Indonesia. Dengan ini semua, mimpi pak Tirto untuk membuat Aqua tetap ada di pikiran masyarakat pun tercapai. Hingga sekarang, Aqua tetap menjadi perusahaan air mineral kemasan terbesar dan paling dikenal di Indonesia.

Advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,




Post Date: Tuesday 13th, November 2018 / 07:04 Oleh :
Kategori : Indonesia