11 Bangunan Bersejarah Di Asia – Warisan Budaya Dunia

Sponsors Links

UNESCO atau United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization yang berbasis di Paris telah mendaftar lebih dari 1000 situs sejarah di seluruh dunia. Dengan 37 situs yang sudah terdaftar di Asia Tenggara saja dan masih banyak lagi sedang menunggu sejarah , budaya, tempat review, telah dikenali dengan nilai uniknya bagi umat manusia. Organisasi tersebut sudah sejak lama berusaha melestarikan situs- situs yang berasal dari berbagai kebudayaan kuno di seluruh benua Asia.

Asia adalah pusat dari sejarah benua asia kuno dan kondisi geografis yang beragam. Maka dari itu, di Asia terdapat banyak jejak dan bukti peradaban kuno berupa bangunan bersejarah yang termasuk dalam daftar World Heritage Site dari UNESCO. Karena jumlahnya yang banyak, memilih beberapa dari World Heritage Sites di Asia menjadi cukup menantang, namun ada beberapa situs top di Asia yang memiliki kelebihan – kelebihan dari yang lainnya. Berikut ini adalah beberapa bangunan bersejarah di Asia yang masuk ke dalam daftar warisan dunia UNESCO.

  1. Tembok Besar Cina

Sejarah Great Wall China adalah salah satu peninggalan bersejarah dunia yang sangat terkenal. Tembok besar Cina sebenarnya tidak terlihat dari luar angkasa, berlawanan dengan kepercayaan orang – orang selama ini. Walaupun demikian, tembok ini adalah struktur buatan manusia yang terpanjang di dunia dan sangat layak dilihat serta dikunjungi. Legenda menyatakan bahwa pembangun aslinya mengikuti jejak seekor naga untuk menentukan arah dari tembok tersebut. Lebih dari sejuta pekerja binasa selama pembangunannya, dan suku Mongol pada akhirnya tetap dapat menaklukkan Cina.

  1. Taj Mahal, India

Sejarah Taj Mahal yang terletak di Agra, India sekitar 125 mil dari Delhi dibangun dengan satu niat yang kuat yaitu cinta. Landmark paling terkenal di India ini dibangun oleh Kaisar Shah Jahan untuk mengenang istrinya Mumtaz Mahal yang meninggal setelah melahirkan anak mereka yang ke 14. Kaisar yang dirundung duka terinspirasi untuk menciptakan apa yang kini sering disebut bangunan paling indah di seluruh dunia. Bangunan bersejarah di Asia ini dibangun pada 1653 pada masa kekuasaan Kekaisaran Mughal. Taj Mahal terdaftar sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia pada 2007. Marmer putih dan pahatan relief – reliefnya telah disaksikan oleh sekitar 4 juta turis dalam setahun.

  1. Kota Terlarang Beijing

Bangunan bersejarah di Asia yang paling populer dan menjadi salah satu dari peninggalan bersejarah di dunia ini dideklarasikan sebagai UNESCO World Heritage Site pada 1987. Sebanyak 980 bangunan di area seluas 7,8 juta meter persegi akan membutuhkan stamina dari para pengunjungnya. Lebih dari satu juta pekerja memulai konstruksi di Kota Terlarang pada 1406 dan bekerja selama 15 tahun untuk membangun istana yang cocok dengan seorang Kaisar dan selir – selirnya. Setelah menjadi rumah untuk 24 kaisar, kini Kota Terlarang merupakan satu dari beberapa situs yang paling tidak terlupakan di seluruh Asia.

  1. Kuil Angkor, Kamboja

Angkor sering dikira sebagai kuil tunggal, namun sebenarnya terbuat dari ratusan situs kuil yang tersebar di seluruh area seluas 40 ribu hektar di Kamboja dan merupakan contoh yang masih ada mengenai arsitektur Khmer klasik. Angkor dulunya adalah ibukota dari Kekaisaran Khmer yang dibangun dari abad ke 9 hingga abad ke 15. Hanya beberapa dari kuil Angkor yang sudah direstorasi, sementara itu di sekitar hutannya terdapat banyak penemuan arkeologis dan patung Buddha yang cocok untuk dipajang di sebuah museum.


Ta Prohm, salah satu kuil yang paling ikonik di Angkor, digunakan sebagai set dalam film Lara Croft Tomb Raider. Kuil ini dibangun pada awal abad ke 12, setiap incinya ditutup dengan ukiran mendetil yang menampilkan adegan – adegan misterius. Selain itu masih ada kuil terkenal Angkor Wat dan Kuil Bayon di Angkor Thom. Letak Angkor yang merupakan bekas kekaisaran Khmer ada di Propinsi Siem Reap di Kamboja dan dikunjungi oleh sekitar dua juta turis setiap tahunnya. Ketahui juga mengenai beberapa peradaban tertua di dunia seperti sejarah macchu picchu peru sejak ditemukan.

  1. Istana Potala, Tibet

Bekas kediaman Dalai Lama yang digunakan sampai ketika masa Dalai Lama ke 14 yang mengungsi karena terus mengalami kekalahan dan serangan. berupa menara diatas kota lama Lhasa, Tibet. Dengan lebih dari 1000 kamar dan 10000 kuil, bangunan bertingkat 13 ini merupakan peninggalan menakjubkan dari seni Buddha Tibet, sejarah dan artefak keagamaan. Istana Potala sekarang telah berubah fungsi sebagai museum.

  1. Dambulla Cave Temple, Sri Lanka

Ada banyak kuil yang terletak di gua di seluruh Asia, namun Dambulla yang terletak di tengah – tengah atau pusat Sri Lanka adalah salah satu yang terhebat. Sejak akhir dari abad pertama sebelum masehi, gua – gua ini telah dikaitkan dengan biara Buddha dan sekarang menyimpan banyak sekali patung gan lukisan menggambarkan Buddha, raja – raja Sri Lanka, dan beberapa dewa Hindu. Candi gua Dambulla juga dikenal sebagai Kuil Emas Dambulla, terletak 148 kilometer di sebelah timur Kolombo dan 72 kilometer di utara Kandy. Bangunan bersejarah di Asia ini adalah candi gua yang paling besar dan paling terawat di distrik Matale, Sri Lanka. Lebih dari 80 gua yang tercatat di area sekelilingnya. Daya tarik utama tersebar di lima gua, yang berisi patung – patung dan lukisan yang berkaitan dengan Gautama Buddha dan kisah hidupnya.

  1. Kiyomizu-dera, Jepang

Bangunan bersejarah di Asia ini adalah salah satu dari banyak kuil Shinto dan Buddha di bagian timur Kyoto, Jepang yang menjadi contoh mengesankan dari kerajinan kayu Jepang. Pembangunannya tidak menggunakan satu paku pun di seluruh bangunan kuil. Bangunan ini dianggap sebagai salah satu dari kuil yang paling indah di Jepang. Kuil ini adalah bagian dari Monumen Bersejarah Kyoto Kuno, World Heritage Site UNESCO. Kiyomizu-dera didirikan pada periode Heian awal. Kuilnya didirikan pada 778 oleh Sakanoue Tamuramoto, sedangkan bangunan yang sekarang dibangun pada 1633 berdasarkan perintah Tokugawa Iemitsu.

  1. Borobudur, Indonesia

Terletak di Jawa Tengah, Borobudur adalah candi terindah di dunia dan situs utama untuk para pendeta Buddha di Asia Tenggara pada abad ke 8 dan 9. Terkenal dengan bentuknya yang menyerupai piramida dan sejumlah stupa yang diatur dalam lingkaran konsentrik. Dikelilingi dengan ratusan patung dan relief yang dipahat di dinding luarnya, Borobudur menyajikan koleksi mengesankan dari seni Buddha, kosmologi, hukum dan mitologi dari agama Buddha. Borobudur merupakan candi peninggalan budha yang terletak di Malang, Jawa Tengah, Indonesia. Banyak juga candi di indonesia lainnya yaitu Sejarah Candi Muara Takus, Sejarah Candi Jabung, dan Sejarah Candi Plaosan.

  1. Gereja Barok, Filipina

Empat gereja katolik Roma dibangun di bawah pemerintahan Spanyol diantara abad ke 16 dan 18. Bangunan bersejarah di Asia ini dibangun di Manila, Santa Maria, Peoay dan Miag-ao. Ia merepresentasikan seniman bersejarah yaitu pengrajin gaya Barok Eropa dalam arsitektur dan dekorasinya.

  1. Kota Luang Prabang, Laos

Kota ini terdiri dari kompleks bangunan yang tadinya merupakan ibukota dari Kerajaan Laos. Luang Prabang adalah kota yang menggabungkan arsitektur Lao yang tradisional dan juga gedung bergaya kolonial Perancis. Terletak di Propinsi Luang Prabang, Laos dan dibangun antara abad ke 19 hingga abad ke 20. Ketahui juga mengenai sejarah perang asia timur raya dan sejarah perang asia pasifik.

  1. Ayyuthaya, Thailand

Ayyuthaya adalah ibukota kerajaan Siam dari pertengahan abad ke 14 sampai penghancurannya oleh Birma pada abad ke 18. Sisa – sisa peninggalan gedung besar dan religius yang membentuk sebuah kompleks bangunan akan memberi banyak petunjuk untuk membayangkan bagaimana menakjubkan kota ini dulunya. Lokasi Kota Bersejarah Ayutthaya ada di Propinsi Ayutthaya, Thailand seluas 289 hektar.

Masih banyak lagi peninggalan sejarah dari para nenek moyang bangsa – bangsa di Asia yang tersebar di berbagai negara Asia lainnya. Banyak dari situs – situs bersejarah atau bangunan kuno tersebut belum terdata, ditemukan atau belum dapat dijangkau oleh UNESCO dan lembaga pelestarian sejarah yang lain. Hal itu bisa jadi disebabkan karena telah terkubur oleh kemajuan zaman berupa gedung – gedung baru yang megah, atau bisa jadi karena lokasinya yang belum terungkap.

Advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,




Post Date: Thursday 07th, February 2019 / 04:54 Oleh :
Kategori : Dunia