12 Bangunan Bersejarah di Johor Bahru Malaysia

Sponsors Links

Setiap daerah memiliki cerita dari sejarah masa lalu yang asik untuk diketaui walau hanya sekedar untuk menambah pengetahuan. DI Indonesia saja, hampir seluruh daerah memiliki keunikan ceritanya masing-masing. Begitu juga dengan Malaysia yang menjadi tetangga ini, ternyata juga memiliki banyak bangunan bersejarah dengan seribu kisah masa lalunya. Berikut 12 bangunan bersejarah di Johor, Malaysia.

1 . Masjid Sultan Abu Bakar

Bangunan ini merupakan salah satu masjid yang terkenal di Johor Bahru. Masjid ini didirikan dan diresmikan oleh Sultan Ibrahim Ibni pada tahun 1900 dengan mengambil nama dari Sultan Abu Bakar Daeng Ibrahim. Bangunan masjid yang besar dan megah ini memiliki 4 menara pada setiap sisi masjidnya. Masjid besar ini mampu menampung hingga 3.000 umat muslim di dalamnya.

2. Istana Bukit Serene

Bangunan bersejarah di Johor lainnya yang bisa dikunjungi adalah Istana Bukit Serene ini. Bukit ini merupakan sebuah istana raja dan kediaman resminya yang dibangun oleh Sultan Johor sejak tahun 1998. Pada bagian taman dari bukit ini merupakan tempat terlaksananya upacara diraja. Disekitar bukit ini juga ada Angkatan Tentera Johor yang bertugas melindungi istana ini. Para pengunjung tentunya tidak bisa memasuki istana ini dan hanya bisa menikmati bangunan ini dari luar dan juga bisa dilihat dari Danga Bay.

3. Bangunan Sultan Ibrahim

Bangunan ini dulunya merupakan pusat pemerintahan Johor yang kini berubah fungsi menjadi bangunan bersejarah yang memiliki daya tariknya sendiri bagi banyak turis. Desain arsitektur dari bangunan ini merupakan hasil penggabungan dari beberapa seni, yakni seni bina kesultanan Johor dan Islami pada sisi bagian dalam gedung dan kolonial pada sisi luar bangunan. Bangunan ini dibangun pada tahun 1940 dengan tujuan penyeimbangan dan penyatuan sistem administrasi negeri. Bangunan ini juga memiliki sisi sejarah lain, yakni pernah menjadi benteng pertahanan di masa Perang Dunia II.

4. Muzium Kota Tinggi

Museum ini juga termasuk pada salah satu bangunan bersejarah di Johor. Bangunan ini berada di daerah Koto Tinggi karena di daerah inilah yang menjadi awal mula takhta pemerintahan Johor lama hingga sekarang. Di dalamnya menyimpan sejarah negeri Johor Darul Takzim dari empat masa sejarah. Pengunjung yang memasuki meuseum ini dapat merasakan suasana di zaman Kesultanan Johor Lama karena disetiap lukisan kanvas banyak menceritakan kehidupan orang di zaman dahulu. Selain itu dalam museum ini juga memamerkan peralatan senjata dan muzik yang digunakan pada zaman dahulu, bahan peninggalan tembikar lama dan berbagai benda peninggalan sejarah lainnya.

5. Muzium Warisan Tiong Hua

Sesuai dengan namanya, museum ini dibina oleh Persekutuan Tiong Hua di Johor Bahru yang terletak di Jalan Ibrahim. Museum ini dibuka pada tahun  2009 dengan koleksi yang dimiliki berupa 300 benda koleksi lama dan 1000 dokumen bersejarah. Museum ini memamerkan tentang sejarah perkembangan masyarakat Cina di Johor. Beberapa pameran yang bisa dilihat saat mengunjungi museum ini adalah tentang kebudayaan masyarakat Tiong Hua mulai dari pertengahan abad ke-19 hingga sekarang, berbagai kesenian musik Tiong Hoa dan juga sejarah kedatangannya.

6. Muzium Diraja Abu Bakar

Bangunan museum bergaya arsitektur renaisans ini selesai dibangun oleh mendiang Sultan Abu Bakar pada tahun 1866 dimana bangunan ini juga dikenal sebagai Istana Agung Johor. Bangunan ini juga dibangun dibawah pengawasan seorang arsitek berkebangsaan Eropa. Perabotan yang terdapat dalam museum ini di datangkan dari Inggris sehingga para pengunjung bisa merasakan kehidupan keluarga kerajaan di zaman dahulu. Perabotan yang terdapat dalam bangunan museum ini berupa perhiasan, barang-barang perak, foto-foto keluarga kerajaan di masa pemerintaha Sultan Abu Bakar hingga souvenir.


7. Geleri Seni Johor

Bangunan bersejarah di Johor berikutnya adalah galeri seni ini. Bangunan dari galeri seni ini dibangun pada tahun 1910 yang terletak di Jalan Petrie. Bangunan ini dahulunya merupakan kediaman Dato’ Abdullah Jaafar, beliau dulunya adalah Menteri Besar Johor ketiga dan sempat juga menjadi markas bagi tentara Jepang. Pada akhirnya, bangunan ini dikelola oleh Ddinas pendidikan disana untuk dijadikan galeri seni karena desain arsitekturnya yang mengesankan. Pengunjung yang datang ke galeri  seni ini daat menikmati setiap lukisan yang dipamerkan.

8. Muzium Nenas

Johor merupakan salah satu produsen produk nenas di Malaysia yang menjadi salah satu bangunan bersejarah disana. Museum dengan bangunan dua lantai ini menyuguhkan berbagai hal yang berhubungan dengan sejarah dan teknik yang berperan dalam kemajuan industri nenas di Malaysia. Semua informasi tentang nenas tersedia disini dan juga terdapat koleksi dari nenas yang telah dilestarikan. Selain mengetahui dan melihat alat yang digunakan untuk menanam dan memanen nenas di zaman dahulu, pengunjung juga bisa membeli dan menikmati nenas disana.

9. Muzium Bugis

Museum Bugis ini terletak di daerah Pontian, Johor. Museum ini merupakan milik pribadi yang dikelola oleh seorang mantan pegawai di Johor Heritage Foundation, yakni Encik Abdulullah Ahmad. Koleksi yang terdapat dimuseum ini jelas memamerkan tentang sejarah dan warisan Bugis, namun juga ada koleksi dari warisan Melayu lama yang saat ini sudah tidak lagi banyak dikenal oleh generasi muda.

10. Muzium Layang-Layang Pasir Gudang

Museum ini merupakan museum pertama di Malaysia yang memamerkan berbagai macam kolekasi dan bahan yang berkaitan dengan layang-layang dan proses pembuatannya. Dalam museum ini terdapat koleksi dari Wau dan layang-layang dari dalam dan luar negeri, mulai dari koleksi Wau tradisional hingga layang-layang modern. Museum ini sudah dikelola sejak 9 Februari 2002 pada saat Karnival Layang-Layang Pasir Gudang yang ke-7. Koleksi Wau dan layangan yang dimiliki oleh museum ini ada sekitar 200 jenis Wau dan layangan yang sebagiannya juga diperolah dari sumbangan.

11. Makam Sultan Mahmud Mangkat Dijulang

Makam dari Sultan Mahmud ini juga menjadi bagian dari bangunan bersejarah disana. Bagunan makam ini terletak di Kota Tinggi yang bersebelahan juga dengan Masjid Kampung Makam dan Sungai Kota Tinggi. Ceritanya, Sultan Mahmud dibunuh oleh Megat Seri Rama ketika beliau hendak melaksanakan shalat jum`at di masjid.

12. Muzium Nelayan Tanjung Balau

Museum ini juga terletak di daerah Kota Tinggi, Johor yang mengundang pengunjung untuk mempelajari berbagai subjek geografi. Museum ini juga menceritakan tentang sejarah lama para nelayan dan memamerkan segala bahan serta peralatan tradisional jaman dulu yang digunakan nelayan untuk menangkap ikan seperti bubu, bot lama, pukat dan berbagai peralatan lainnya. Yang menjadi daya tarik pengunjung disini adalah sebuah bangkai kapal yang ditemukan pada tahun 1800 silam.

Itulah 12 bangunan bersejarah di Johor yang bisa dijadikan sebagai tujuan untuk berwisata sejarah. Simak juga sejarah kesultanan Aceh Darussalam, sejarah kerajaan Aceh dan silsilah kerajaan Aceh yang dampak penyerangannya juga mempengaruhi wilayah Johor dan menjadi salah satu bagian dari sejarah kerajaan Islam di Indonesia. Sementara Malaysia sendiri juga sempat menjadi sejarah Gerakan G30S PKI dan juga ada dalam sejarah berdirinya ASEAN. Tidak hanya itu, negara Malaysia juga pernah memberikan respon terhadap kerusuhan 30 Mei 1998 di Indonesia.

Advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,




Post Date: Thursday 07th, February 2019 / 05:06 Oleh :
Kategori : Bangunan