7 Museum Di Amsterdam dengan Nilai Sejarah Tinggi

Sponsors Links

Amsterdam adalah ibukota negara Belanda yang terkenal denga kanal – kanalnya dari abad ke 17 yang masuk ke dalam daftar warisan dunia UNESCO pada bulan Juli tahun 2010. Amsterdam adalah ibukota keuangan dan budaya dari Belanda, terbukti dengan banyaknya perusahaan besar di Belanda yang memusatkan diri di Amsterdam, termasuk 7 perusahaan teratas dunia. Amsterdam bahkan menempati peringkat ke 13 dalam daftar kota yang memiliki kualitas hidup terbaik di dunia yang dibuat oleh Mercer dan peringkat ketiga dalam Indeks Kota Inovasi 2009 oleh 2thinknow.

Amsterdam juga memiliki bursa saham tertua di dunia. Bukan itu saja yang menjadi daya tarik utama Amsterdam yang dikunjungi lebih dari 3,66 juta pengunjung setiap tahun. Terdapat lebih dari 60 museum di negara Amsterdam, sehingga kota ini menjadi salah satu yang terpadat dengan beragam museumnya yang ditujukan untuk mengakomodasi berbagai minat yang berbeda. Museum di Amsterdam yang layak dikunjungi antara lain:

1. Museum Van Gogh

Vincent Van Gogh adalah seorang pelukis post impresionis yang berasal dari Belanda pada abad ke 19 dan karya – karyanya memberi pengaruh besar kepada seni di abad ke 20 padahal semasa hidup ia kurang mendapatkan apresiasi atas karya – karyanya. Van Gogh selama hidup hanya dapat menjual satu karya seni saja, berlawanan dengan museumnya yang dapat menarik dua juta pengunjung setiap tahun.

Sebanyak lebih dari 200 lukisan, 500 gambar dan 750 dokumen tertulis dipamerkan di museum ini. Beberapa mahakarya Van Gogh adalah lukisan potret dirinya sendiri, lukisan lain berjudul The Sunflowers, The Potato Eaters dan The Bedroom. Salah satu museum di negara Amsterdam ini memiliki sejarah kehidupan Van Gogh dan juga memajang karya pelukis lain yang dekat dengan kehidupannya. Museum ini buka sepanjang tahun sejak pukul 9 pagi kecuali pada tanggal 1 Januari setiap tahunnya.

2. Rijksmuseum

Ini adalah museum nasional utama di Belanda yang menampilkan karya seni dan sejarah Belanda sejak abad pertengahan hingga sekarang. Disini terdapat beberapa karya seni yang terkenal di dunia berasal dari zaman keemasan Belanda seperti lukisan Night Watch karya Rembrandt dan The Milkmaid karya Johannes Vermeer. Selain itu masih ada lukisan karya Frans Hals, Jan Steen, dan Delft Blue.

Museum di Amsterdam ini telah direnovasi total dan menjadi salah satu tempat wajib untuk dikunjungi, memajang 8000 karya seni dalam 80 ruangan yang menggambarkan seni serta sejarah Belanda selama 800 tahun. Setiap tahun diadakan beberapa pameran di Philips Wing berupa karya dari koleksinya dan pinjaman dari dalam serta luar negeri, juga terdapat kedai kopi disini dan toko cenderamata. Taman, toko suvenir dan kafe bisa diakses tanpa tiket masuk sejak pukul 9 hingga 6 sore sedangkan restoran di museum ini buka setiap hari mulai pukul 11.30-22.00. Museum buka setiap hari sejak pukul 9 sampai 5 sore.

3. Eye Filmmuseum

Arsitektur yang menyolok dari Eye Filmmuseum membuatnya cepat menjadi salah satu ikon modern Amsterdam. Terletak di sisi Utara sungai IJ dan diseberang Central Station, museum sinematik dan film ini memiliki koleksi yang harus dilihat. Sebelumnya dikenal sebagai Filmmuseum di lokasi Vondelpark, lembaga ini sudah pasti menjadi pujaan para penggemar film nasional dan internasional berkat koleksinya yang memamerkan kehebatan sejarah sinematik dalam versi yang telah diperbarui. Bersama dengan koleksi klasiknya, museum juga merilis film – film independen baru dan menjadi tuan rumah acara film eksperimental dan genre lainnya. Museum ini sekaligus menjadi penyimpan arsip film nasional mencakup keseluruhan sejarah sinema. Ketahui juga sejarah museum IPTEK TMII Jakarta, sejarah museum geologi Bandung dan sejarah museum pos indonesia.


4. Museum Stedelijk

Pada salah satu museum di Amsterdam ini terdapat koleksi seni modern dan kontemporer yang berpusat pada koleksi lukiisan. Selain itu masih ada pahatan, gambar, foto – foto, karya seni terapan, dan media seni. Pameran sementara juga diselenggarakan setiap tahunnya. Museum ini secara dinamis terus memperhatikan berbagai genre seni dan perkembangannya. Salah satu koleksinya adalah karya seni yang berasal dari paruh kedua abad ke 20. Koleksi tetapnya adalah berasal dari aliran De Stijl, Cobra, Nouveau Realism, Pop Art, Colorfield Painting, Zero serta minimal art.

Beberapa nama pelukis terkenal yang karyanya dipamerkan adalah Picasso, Karel Appel, Piet Mondrian, Monet, Cezanne Matisse, Chagali dan Renoir. Letak museum ini adalah di alun – alun Museumplein di pusat kota Amsterdam berdampingan dengan Van Gogh Museum dan Rijksmuseum. Alun – alun ini hanya berjarak beberapa halte trem jauhnya dari Leidsplein, Albert Cuyp Market dan De Pijp dan merupakan kawasan yang memiliki jumlah kafe serta restoran yang terpadat di Belanda sehingga akan memudahkan pengunjung untuk mencari makanan dan minuman setelah lelah mengunjungi museum. Jam buka museum mulai pukul 10.00-18.00 setiap hari dan 10.00-22.00 pada hari Jumat.

5. Anne Frank House

Anne Frank adalah seorang gadis Yahudi yang bersembunyi di ruangan rahasia pada masa periode perang dunia kedua dan menulis buku harian terkenal yang mengungkapkan situasi mencekam di persembunyiannya. Museum yang terletak di pusat kota Amsterdam ini menyimpan sejarah dan buku harian asli yang ditulis Anne selama dua tahun lebih saat ia bersembunyi dari Nazi. Koleksi museum ini dan juga pameran sementaranya difokuskan pada penyiksaan terhadap Yahudi di masa perang dunia, mengenai fasisme, rasisme dan anti semitisme. Para pengunjung dapat melihat sekilas mengenai bagaimana kehidupan seseorang dalam persembunyian yang sangat mengharukan.

6. NEMO Science Museum

Museum di Amsterdam ini akan membuat anak – anak merasa betah mengunjunginya dengan pengalaman sains dan teknologi yang menyenangkan seharian penuh. Terletak di bangunan hijau miring pada bagian kota Eastern Docklands, tempat ini akan menjadi favorit anak – anak. Menggunakan beragam pameran yang menyenangkan, museum sains ini memperkenalkan kepada orang tua dan muda mengenai dunia sains dan teknologi. Gedung yang berlantai lima ini berisi pameran yang terus diperbaharui, pertunjukan teater, film, workshop dan demonstrasi sains serta teknologi.

Semua koleksi dibuat secara interaktif sehingga setiap orang dapat merasakan kesenangannya dalam belajar, khususnya di NEMO’s Laboratory. Di bagian luar, atap miringnya mudah diakses oleh umum dan terdapat kafe luar ruangan serta pemandangan pusat kota Amsterdam akan terlihat apabila pengunjung memanjat atap museum. Diatas atap juga ada pameran yang berhubungan dengan mendapatkan energi dari elemen – elemen berjudul ‘Energetica’. Museum buka sejak pukul 10.00-17.30.

7. Micropia

Museum di Amsterdam ini adalah yang pertama di dunia yang secara khusus memamerkan berbagai makhluk hidup berukuran mikroskopis di sekeliling kita. Kehidupan berbentuk mikroba berada di sekitar kita namun sebagian berhubungan dengan hal – hal yang dihindari orang seperti bakteri dan virus. Salah satu tujuan utama museum ini adalah untuk memberi wawasan positif mengenai mikroba atau mikroorganisme, apa perannya dalam keseharian manusia dan bagaimana mikroorganisme dapat berguna untuk memperbaiki masa depan manusia pula. Subjek ini akan diperkenalkan dengan metode yang menyenangkan kepada anak dan orang tua mereka yang memiliki rasa ingin tahu tinggi. Ketahui juga mengenai sejarah museum gedung arca medan, sejarah museum kalimantan barat , sejarah museum dirgantara di yogyakarta dan sejarah museum brawijaya di malang.

Berbagai jenis museum di Amsterdam ini tentunya akan memuaskan rasa ingin tahu para pengunjung yang memiliki minat berbeda satu sama lain. Banyaknya jumlah museum mungkin akan menyulitkan pengunjung untuk memilih mana saja yang dapat dikunjungi, dan Anda bisa mendapatkan gambaran akan museum yang wajib dikunjungi tersebut dari pembahasan di atas. Masih terdapat banyak sekali museum – museum di negara Amsterdam yang tidak dapat didaftar satu persatu karena keragaman jenis museum tersebut.

Advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,




Post Date: Thursday 21st, February 2019 / 02:17 Oleh :
Kategori : Bangunan