7 Museum Di Bogor dan Koleksinya Lengkap

Sponsors Links

Museum memang menjadi hal yang penting bagi setiap daerah di Indonesia. Keberadaannya berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan berbagai koleksi bersejarah dan keunikan lainnya. Dengan begitu masyarakat dapat merasakan bagaimana kehidupan pada masa lampau. Selain itu museum juga dapat menjadi sarana pendidikan dan pengetahuan. Baca juga Sejarah museum geologi bandungSejarah museum nasional indonesiaSejarah museum lampung.

Museum Di Bogor

Bogor juga mempunyai berbagai sejarah museum yang menyimpan saksi peristiwa sejarah di masa lampau dan berfungsi sebagai wadah pendidikan dan pelajaran. Berikut adalah 7 museum di Bogor.

  1. Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia (Munasein)

Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia atau disingkat Munasein adalah hasil dari pengebangan Museum Etnobotani Bogorienses. Museum Etnobotani ini adalah sebuah museum yang didirikan oleh Prof. Dr. Sarwono Prawiroharjo. Beliau membangun museum ini ketika masih menduduki jabatan sebagai Ketua LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) pada awal tahun 1960-an. Meskipun begitu gagasan dari beliau baru dapat terlaksana sekitar 20 tahun kemudian entah karena alasan apa. Akhirnya museum ini diresmikan pada tanggal 18 Mei 1982 tepat pada perayaan ulang tahun Kebun Raya Bogor yang ke-165. Sekarang museum ini sudah dikembangkan menjadi Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia seperti yang telah disebutkan.

Peresmian Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia dilakukan pada bulan Agustus 2016 lalu yang berlokasi di Jalan Juanda No. 22-24, Bogor. Koleksi dari museum ini adalah berbagai penggunaan tanaman yang berperan terhadap kelangsungan hidup suku-suku bangsa yang ada di Indonesia pada zaman dahulu.

  1. Museum Pasir Angin

Museum Pasir Angin berlokasi di Desa Cemplang, kecamatan Cibungbulan, kabupaten Bogor, provinsi Jawa Barat. Bangunan tepatnya berada di atas bukit kecil pada ketinggian sekitar 210 meter di atas permukaan laut. Adapun ukuran dari bukit ini adalah seluas kurang lebih 500 meter persegi dan agak membujur ke bagian barat daya sampai dengan timur laut. Beberapa jenis benda arkeologi yang berada di museum ini antara lain adalah beliung persegi, kapak perunggu yang berbentuk candrassa, bandul kalung perunggu, ujung tombak, kapak besi, kapak corong yang tangkainya mempunyai bentuk seperti ekor burung seriti, tongkat perunggu, peralatan obsidian, serta gerabah.

Semua koleksi tersebut dapat ditemukan di dalam suatu konteks yang berada di sekitar monolit dan merupakan sebuah peninggalan bersejarah yang memiliki keunikan tersendiri. Di area ini hampir semua benda temuan yang dikoleksi diletakkan dengan menghadap ke suatu bidang datar utama monolit yang arahnya menghadap ke bagian timur.

  1. Museum Tanah

Museum Tanah adalah salah satu museum di Bogor yang menjadi tempat untuk menyimpan model atau berbagai jenis tanah. Koleksi tanah yang terdapat di museum ini diambil dari berbagai daerah yang ada di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk memberi informasi kepada masyarakat mengenai sumberdaya tanah yang berfungsi sebagai pendukung pembangunan dalam bidang pertanian. Baca juga Sejarah museum gedung arca medan dan Sejarah museum brawijaya.


  1. Museum Pembela Tanah Air (Peta)

Museum Pembela Tanah Air atau juga dikenal sebagai Museum Peta merupakan museum di daerah Bogor yang proses pembangunannya dimulai pada tanggal 14 November 1993. Peletakan batu pertama bangunan museum ini dilakukan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Umar Wirahadikusuma, yang juga adalah sesepuh dari YAPETA sendiri.

Lama waktu pembangunan museum ini menghabiskan sekitar 2 tahun dan peresmian bangunannya kemudian dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia, H.M. Soeharto, tepat pada tanggal 18 Desember 1995. Keunikan dari kompleks Museum dan Monumen PETA adalah keberadaan monumen pada bagian belakangnya dan pada monumen tersebut terdapat patung Jenderal Sudirman – Perwira PETA.

  1. Museum Perjuangan Bogor

Museum Perjuangan Bogor adalah museum di Bogor yang menyimpan berbagai jenis koleksi mata uang, aneka batik dari zaman tradisional hingga modern yang pernah dipakai untuk bertempur melawan penjajah, dan senjata dari berbagai ukuran. Semua koleksi ini disimpan dengan rapi dan menjadi benda museum yang bersifat khusus.

Selain itu museum yang diresmikan oleh Komandan Korem 061/Suryakancana Letkol Isak Juarsa pada tanggal 10 November 1957 ini juga masih memiliki koleksi lain. Benda tersebut adalah berbagai jenis replika keheroikan dari pertempuran yang pernah terjadi di wilayah Bogor. Pertempuran yang dibuatkan replika tersebut berasal dari kisaran tahun 1945 hingga 1950. Baca juga Sejarah museum pos indonesiaSejarah museum louvreSejarah museum la galigo.

  1. Museum Zoologi

Sejarah Museum Zoologi BogorSejarah Museum Zoologi bogor atau juga disebut sebagai Museum Zoologicum Bogoriense (MZB) adalah museum di daerah Bogor yang didirikan pada tahun 1894. Museum ini sebenarnya adalah bagian dari Land’s Plantentium. Ketika pertama kali didirikan, Museum Zoologi ini difungsikan sebagai laboratorium zoologi. Dengan bergitu museum ini dapat dimafaatkan menjadi fasilitas yang mewadahi penelitian tentang zoologi ataupun pertanian.

Beberapa penelitian di sini meliputi kegiatan inventarisasi fauna Indonesia. Seiring perkembangannya aktivitas dalam bidang zoologi di museum ini terus diperluas. Kini museum ini sudah mengembangkan berbagai jenis koleksi binatang yang telah diawetkan, sementara binatang yang masih hidup digunakan untuk penelitian ilmiah.

  1. Museum Kepresidenan Balai Kirti

Museum Kepresidenan Balai Kirti adalah salah satu museum di Bogor yang memiliki daya tarik tersendiri. Lokasi tepat dari museum ini berada di dalam Kompleks Istana Kepresidenan Bogor yang memiliki luas kurang lebih 3.211,6 meter persegi. Kelebihan dari museum ini adalah koleksi buku yang disumbangkan oleh pihak dari Perpustakaan Nasional, sehingga jumlah buku yang berada di museum ini semakin bertambah. Diketahui terdapat sekitar 3.250 judul buku di dalam Museum Bali Kirti ini.

Bangunan museum ini sendiri didirikan oleh pihak Kementerian Pekerjaan Umum. Proses pembangunan museum dimulai dengan melakukan sayembara mengenai rancangan bangunan yaitu pada tahun 2012 lalu. Selanjutnya proses pembangunan dilanjutkan dengan membangun fisik museum yang dilaksanakan dari tahun 2013 sampai dengan 2014.

Selain Perpusatakaan Nasional dan Kementerian Pekerjaan Umum, pihak yang juga ikut memberi kontribusi terhapa museum ini adalah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Bentuk sumbangsih dari pihak ini adalah berupa pemberian fasilitas ruang art shop. Adapula Badan Informasi Geospasial yang memberikan bantuan berupa informasi peta digital.

  1. Museum Mobil dan Keramik

Museum Mobil dan Keramik berlokasi di Kompleks Sirkuit Sentul, kecamatan Babakan Madang, kabupaten Bogor. Sesuai dengan namanya museum ini memamerkan berbagai macam koleksi motor dan mobil serta aneka jenis kerami antik. Salah satu koleksi mobil yang paling menarik di dalam museum ini adalah mobil merek Pacard Custom 2206 yang merupakan buatan Amerika pada tahun 1948 dan pernah digunakan oleh Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.

Itulah museum di Bogor menyimpan berbagai jenis koleksi dengan keunikan masing-masing. Selain sebagai penyimpanan benda bersejarah, museum tersebut juga dijadikan sebagai destinasi favorit oleh pengunjung dan masyarakat sekitar. Semoga bermanfaat!

Advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,




Post Date: Tuesday 09th, July 2019 / 02:25 Oleh :
Kategori : Bangunan