10 Museum Tertua Di Dunia yang Masih Berdiri

Sponsors Links

Museum adalah sebuah institusi yang didirikan untuk menyimpan benda – benda atau artefak bersejarah diantara barang bersejarah lainnya, ilmu pengetahuan, budaya, dan kepentingan artistik. Institusi ini menyediakan artefak yang diawetkan kepada publik untuk dilihat melalui pameran sementara atau permanen di seluruh dunia. Museum menjadi cara untuk memungkinkan pengunjungnya melakukan perjalanan menembus waktu dengan barang – barang yang dipamerkan.

Ide untuk menyimpan barang budaya serta bersejarah sudah dimulai sejak ribuan tahun lalu secara signifikan. Museum tertua dalam sejarah museum dibangun oleh para penduduk Babilonia lebih dari 2500 tahun lalu di kota Ur yang dibangun sekitar 500 SM oleh Raja Nabonidus, raja terakhir dari Kekaisaran Neo Babylonian. Museum tertua ini ditemukan oleh Leonard Wooley pada tahun 1925. Berikut ini adalah beberapa museum tertua di dunia.

1. Museum Capitolini

Terletak di Plazza del Campidoglio di Capitolini Hill Roma, museum ini memiliki koleksi peninggalan arkeologis dan pameran seni. Sejarah dari salah satu museum tertua di dunia ini bisa ditelusuri hingga ke tahun 1471 ketika Paus Sixtus IV menyumbangkan satu set perunggu bersejarahnya kepada Roma dan menempatkannya di Capitolini Hill. Kemudian sejumlah inkripsi Romawi kuno, patung, satu set seni renaissance dan abad pertengahan, koleksi koin dan perhiasan diantara berbagai barang lain juga ditambahkan. Ini adalah museum pertama di dunia yang membuka pintunya untuk publik pada 1734. Saat ini museum dikelola dan dimiliki oleh pemerintah kota Roma. Ketahui juga mengenai beberapa museum di Amsterdam, museum di Bangkok dan sejarah museum dayu.

2. Museum Vatikan

Ini adalah suatu tempat dimana Anda tidak hanya dapat menikmati satu museum tetapi juga sekaligus beberapa museum. Dimulai pada awal abad ke 16, Musei Vaticani bisa ditemukan di dalam Vatican City. Koleksi pertamanya dibeli atas arahan Paus Julius II pada 1506. Koleksi awalnya ditempatkan di Apartemen Borgia. Beberapa waktu setelahnya, sebuah gedung diperintahkan untuk dibangun sebagai penampungan barang – barang tersebut. Hingga sekarang, Musei Vaticani adalah kelompok museum dengan beberapa museum patung dan lebih banyak lagi.

3. Museum Amerbach Cabinet

Terdaftar sebagai salah satu situs bersejarah Swiss dengan nama Kunstmuseum Basel. Salah satu museum tertua di dunia ini dibeli oleh pemerintah Kota Basel di Swiss pada tahun 1661. Pemerintah kota membeli Amerbach Cabinet, koleksi karya yag dibuat oleh Hans Holbein, membuatnya menjadi museum pertama yang dimiliki oleh pemerintah kota. Sepuluh tahun kemudian, koleksinya yang berasal dari awal abad ke 15 berupa lukisan, gambar dan buah karya seni lainnya dibuka dan dipamerkan untuk umum. Peristiwa ini menandai pembukaan museum publik pertama di dunia yang masih eksis hingga sekarang. Saat ini, koleksinya merupakan bagian dari sejarah dan budaya yang kaya dari kota Basel.

4. Royal Armouries

Museum tertua di dunia  ini terletak di Tower of London, Inggris dan merupakan salah satu yang tertua di Inggris. Ini juga museum yang menyimpan koleksi terbesar dari persenjataan dan baja di dnia. Koleksi pentingnya antara lain National Firearms Collection, National Artillery Collection, dan National Collection of Arms and Armour. Museum dibuka untuk publik pada 1660. Koleksinya kemudian dibagi dan ditempatkan di tiga lokasi berbeda di seluruh Inggris dengan tujuan utama untuk membangun museum di West Yorkshire, Leeds dan Victorian Port di Portsmouth.


5. Musee des Beaux Arts et d’archeologie de Besancon

Dalam bahasa Inggris berarti Museum of Fine Arts and Archeology di Besancon, Perancis ini adalah museum tertua dari seni rupa dan arkeologi di negara tersebut. Museum dibuka pada 1694 setelah Jean Baptiste menyumbangkan koleksinya ke kota tersebut. Para kurator membagi artefak menjadi tiga kategori yaitu gambar, lukisan dan arkeologi. Bagian arkeologi menyimpan koleksi mesir, mumi Seramon, dan koleksi arkeologi dari masa Gallo- Romawi. Bagian lukisan memajang evolusi seni di Eropa dari abad ke 14 sampai ke 20. Museum juga menyimpan salah satu kabinet gambar terbesar di dunia berkat 5500 sumbangan karya seni dari berbagai sekolah seni Eropa yang berbeda sejak abad ke 15.

6. Museum Hermitage

Berlokasi di St. Petersburg, Rusia, museum ini adalah yang memiliki koleksi seni dan budaya paling signifikan di dunia. Dibuka pada tahun 1852, museum ini bermula ketika Ratu Catherine membeli koleksi lukisan unik dari Johann Ernst, seorang pedagang Berlin pada tahun 1764. Museum ini memiliki lebih dari tiga juta koleksi artefak dan seni dari berbagai budaya berbeda. Diantaranya ada seni pahat, seni grafis, seni terapan, material numismatik, dan beberapa penemuan arkeologis. Perayaan pendirian museum dilakukan setiap hari Catharine pada 7 Desember setiap tahunnya.

7. Museum Kunstkamera

Didirikan oleh Peter yang Agung pada 1717 dan dibuka pada 1727 di Kikin Halls, Kunstkamera adalah museum pertama di Rusia yang memiliki lebih dari 200 ribu barang pajangan. Museum ini terletak di tanggul Universitetskaya yang menghadap Winter Palace. Namanya berasal dari bahasa Jerman Kunstkammer yang berarti ‘ruang seni’. Bangunan ini memyimpan koleksi yang didedikasikan untuk pelestarian keanehan serta keunikan manusia yang alamiah. Ketahui juga mengenai sejarah museum karst wonogiri, sejarah museum de mata, dan sejarah museum bahari.

8. Museum Belvedere Place

Istana dari keluarga kerajaan Habsburg di Wina, Austria membuka pintunya untuk umum pada tahun 1781. Istana Belvedere adalah kompleks bersejarah dengan dua Istana Barok (Bagian atas dan bawah), kandang kuda istana dan ladang tanaman jeruk. Terletak di hamparan taman barok di distrik ketiga Wina, institusi ini menyimpan koleksi yang paling ekstensif berupa lukisan Gustav Klint. Juga koleksi karya seni Austria sejak zaman pertengahan hingga sekarang. Museum ini adalah merupakan salah satu museum tertua di dunia yang paling indah dan penting diantara yang lainnya.

9. Museum Louvre

Berlokasi di Paris, sejarah museum Louvre adalah salah satu monumen bersejarah dan museum seni yang paling banyak dikunjungi di dunia. Koleksinya berjumlah sekitar 35000 buah yang berasal dari mulai masa pra sejarah. Dibangun pada tanah seluas 60.600 kaki persegi dan menjadi landmark kota Paris. Phillip II membangun istana ini sebagai benteng selama abad ke 12 lampau, tetapi para bangsawan mengubahnya menjadi kediaman Raja Perancis pada 1546. Museum dibuka pertama kali pada 10 Agustus 1793 dengan 573 koleksi lukisan. Koleksinya meningkat selama pemerintahan Napoleon, tetapi artefak yang berasal dari era tersebut kemudian dikembalikan kepada pemiliknya setelah masa kekuasaannya berakhir.

10. Indian Museum

Museum ini adalah institusi terbesar dan tertua di India dengan sejumlah koleksi langka mumi, kerangka, ornamen, armor, lukisan Mughal, dan barang – barang antik. Ide pengembangan museum ini dimulai pada tahun 1796 ketika para anggota masyarakat Asia memutuskan untuk mendirikan tempat dimana koleksi buatan manusia dapat dipertunjukkan atau dipajang. Maka dari itu, pemerintah India memberikan komunitas tersebut lokasi di Chowringhee Park. Seorang botanis bernama Nathaniel Wallich membantu Bengal Asiatic Society mengembangkan museum pada 1814. Koleksi salah satu museum tertua di dunia ini dibagi menjadi enam dengan 35 galeri dari artefak pengetahuan ilmiah dan budaya termasuk botani ekonomi, seni, geologi, arkeologi, antropologi dan zoologi.

Advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,




Post Date: Monday 29th, April 2019 / 07:13 Oleh :
Kategori : Bangunan